RSS

Etika dan Profesionalisme teknologi sistem informasi

Etika Profesi Di Bidang Teknologi Sistem Informasi

Dalam era kini, informasi dipandang sebagai aset atau sumber yang setara dengan sumber-sumber lain dan juga mempunyai kekhususan persoalan dan pengelolaannya, sehingga diperlukan suatu manajemen khusus yaitu sistem manajemen informasi dengan pengelolanya yang khusus yaitu manajer informasi atau Chief Information Officer (CIO). Sebagai manajer jelas harus mengetahui etika manajemen. Aspek keuangan merupakan suatu aspek yang yang sangat sensitif, demikian juga dengan aspek informasi. Dengan demikian hak dan tanggung jawab manajer mengisyaratkan bahwa syarat manajer harus “beretika (bermoral) tinggi dan kuat”.

Sebagai seorang yang profesional, kita mempunyai tanggung jawab untuk mempromosikan etika penggunaan teknologi informasi di tempat kerja. Kita mempunyai tanggung jawab manajerial. Kita harus menerima tanggung jawab secara etis seiring dengan aktivitas pekerjaan. Hal itu termasuk melaksanakan peran kita dengan baik sebagai suatu sumber daya manusia yang penting di dalam sistem bisnis dalam organisasi. Sebagai seorang manajer atau pebisnis profesional, akan jadi tanggung jawab kita untuk membuat keputusan-keputusan tentang aktivitas bisnis dan penggunaan teknologi informasi, yang mungkin mempunyai suatu dimensi etis yang harus dipertimbangkan.

Merupakan hal yang penting untuk mengetahui bahwa hal yang tidak etis belum tentu ilegal. Jadi, dalam kebanyakan situasi, seseorang atau organisasi yang dihadapkan pada keputusan etika tidak mempertimbangkan apakah melanggar hukum atau tidak.

Banyaknya aplikasi dan peningkatan penggunaan Teknologi Informasi telah menimbulkan berbagai isu etika, yang dapat dikategorikan dalam empat jenis:

1. Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Pengumpulan, penyimpanan, dan penyebaran informasi mengenai berbagai individu/pelanggan dan menjualnya kepada pihak lain untuk tujuan komersial. Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan, dan sejauh mana informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Hak ini berlaku untuk individu, kelompok, dan institusi.

2. Isu akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yang dirugikan?

3. Isu properti: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak. Penggandaan/pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi para vendor, termasuk juga karya intelektual lainnya seperti musik dan film.

4. Isu aksesibilitas: hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya. Hal ini juga menyangkut masalah keamanan sistem dan informasi.



Salah satu alasan sulitnya menegakkan etika di dunia TI adalah karena relatif barunya bidang ini. Tak seperti dunia kedokteran yang usianya sudah ratusan abad, bidang TI adalah profesi baru. Walaupun ada juga yang melanggar, dalam dunia kedokteran, etika profesi sangat dijunjung tinggi. Ini jauh berbeda dengan dunia TI, di mana orang sangat mudah melanggar etika. Orang masih meraba-raba batasan antara inovasi, kreatifitas, dan pelanggaran etika. Apalagi dunia ini hampir sepenuhnya digeluti oleh anak-anak muda yang kerap mengabaikan persoalan moralitas yang abu-abu.

Sumber : http://marianasetiawati.blogspot.com/2010/02/pengenalan-etika-dan-profesionalisme.html

tugas SPK

Seorang pengusaha meubel akan memroduksi meja dan kursi yang menggunakan bahan dari papan kayu dengan ukuran tertentu. Satu meja memerlukan bahan 10 potong dan satu kursi memerlukan 5 potong papan. Papan yang tersedia ada 500 potong. Biaya pembuatan satu meja Rp. 100.000,- dan biaya pembuatan satu kursi Rp. 40.000,- anggaran yang tersedia Rp. 1.000.000,-.

Formulasikan dan selesaikan masalah ini !

formulasi pdf

Pendekatan Pengembangan Sistem.

Terdapat beberapa pendekatan untuk mengembangkan sistem, yaitu:

1. Pendekatan Klasik Pendekatan Klasik (classical approach) disebut juga dengan Pendekatan Tradisional (traditional approach) atau Pendekatan Konvensional (conventional approach). Metodologi Pendekatan Klasik mengembangkan sistem dengan mengikuti tahapan-tahapan pada System Life Cycle. Pendekatan ini menekankan bahwa pengembangan akan berhasil bila mengikuti tahapan pada System Life Cycle.

2.Pendekatan terstruktur (Structured Approach) Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknikteknik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan didapatkan sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.

3.Dari Bawah Ke Atas (Bottom-up Approach) Pendekatan ini dimulai dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. Pendekatan ini ciri-ciri dari pendekatan klasik. Pendekatan dari bawah ke atas bila digunakan pada tahap analisis sistem disebut juga dengan istilah data analysis, karena yang menjadi tekanan adalah data yang akan diolah terlebih dahulu, informasi yang akan dihasilkan menyusul mengikuti datanya.

CONTOH SURAT RESMI

PANITIA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN INDONESIA
PERUMAHAN BATU RADEN

SENIN, 10 AGUSTUS 2010
Nomor : Istimewa
Perihal : Undangan Pembawa Acara Lomba

Kepada Yth:
Bapak Wisnu Pradityo
di JAKARTA

Assallamuallaikum Wr.Wb
Dengan Hormat,
Semoga Bapak dalam selalu keadaan sehat wal-afiat. Dalam rangka memperingati Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang Insya Allah akan diselenggarakan pada:
HARI : SENIN
TANGGAL : 17 AGUSTUS 2010
JAM : 09.00 WIB
TEMPAT : LAPANGAN RT 01 PERUMAHAN BATU RADEN
Kami mengharapkan kesediaan Bapak menjadi pembawa acara lomba.
Demikian undangan ini kami buat dengan harapan semoga bapak berkenan memenuhinya. Atas kesediaan Bapak semoga do’a kami akan kesehatan dan kesejah- teraan Bapak dikabulkan Allah SWT. Terima kasih.

Mengetahui:
Ketua Panitia

DHANNAR SETYAWAN

CONTOH CV

WISNU PRADITYO

JL. Batu Kinyang II

RT 006/004 No.74 A

Kel. Batu Ampar Kec. Kramat Jati

Jakarta Timur 13520

085719737874/0218016977




Jakarta, 2 Mei 2011

Perihal : Lamaran Kerja

Kepada Yth,

HRD Manager

Jakarta

Dengan Hormat,

Sehubungan dengan di butuhkannya pegawai baru di perusahaan Bapak/Ibu, saya bermaksud untuk melamar pada posisi yang sesuai dengan latar belakang saya. Saya Wisnu Pradityo mahasiswa yang telah menyelesaikan studi S1 Manajemen di Universitas Gunadarma, saya terbiasa bekerja dengan team dan dapat bertanggung jawab dengan baik serta berkomunikasi dengan baik. Sebagai bahan pertimbangan bagi Bapak/Ibu saya lampirkan kualifikasi

sebagai berikut :

  1. Curriculum Vitae ( CV)
  2. Daftar Riwayat Hidup
  3. Fotocopy Ijazah
  4. Fotocopy transkrip nilai akademik
  5. Fotocopy KTP ( 1 lembar )
  6. Pas foto 4x6 sebanyak 1 lembar

Demikianlah surat lamaran ini saya buat, besar harapan saya bagi Bapak/Ibu untuk dapat mengabulkan permohonan saya. Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terimakasih.

Hormat saya,

( Wisnu Pradityo)

PEMBUATAN WEBSITE FANS KLUB SEPAK BOLA AS ROMA DENGAN MENGGUNAKAN PHP

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah

Internet adalah forum global dan perpustakaan global pertama dimana setiap pemakai dapat berpatisipasi dalam segala waktu dan tidak peduli siapapun anda, internet selalu menerima andaI. Dalam berbagai macam penampilan informasi, internet membutuhkan suatu program yang sifatnya bersahabat (user friendly) dan adanya hubungan timbal balik inilah yang disebut apliksi web. Aplikasi web ini merupakan suatu program yang dapat membuat user berinteraksi dengan user lain di lain tempat.
Sepak Bola adalah olah raga yang berasal dari negara inggris pada abad 19, olah raga tersebut sangat menarik sekali untuk dilihat atau dimainkan. Olah raga ini tidak mengenal batasan status, agama ataupun yang lainnya, oleh karena itu olah raga ini sangatlah digemari oleh seluruh kalangan.
Atas itulah maka penulis membuat suatu aplikasi web yang sifatnya dinamis yang isinya informasi tentang klub sepak bola Manchester United dalam bentuk website. Dalam penulisan ilmiah ini penulis membuat suatu aplikasi web yang sifatnya dinamis dan interaktif. Yang melatar belakangi untuk membuat Web Site fans Klub As Roma adalah kecintaan penulis terhadap klub Manchester United.
1.2 Batasan Masalah
Penulisan ini membahas perancangan dan pembuatan aplikasi web site pada klub sepak bola dari negara Inggris Manchester United yang dinamis dan interaktif dengan menggunakan Dreamweaver 8 dan PHP yang dapat membatasi user / pengguna dalam pengisian guest book, pengisian polling, dan mendapatkan informasi terbaru dalam halaman web page. Aplikasi yang dibuat dalam penulisan ilmiah ini yaitu :
1. Pembuatan polling / jejak pendapat untuk meminta pendapat pengunjung tentang pembelian / transfer pemain dengan memberikan beberapa pilihan.
2. Pembuatan guest book / buku tamu yang dapat digunakan untuk mengetahui data pengunjung bagaimana komentar mereka tentang web site ini dan juga dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi.
1.3 Tujuan Penulisan
Bagaimanapun tujuan penulis membuat penulisan ini adalah membuat aplikasi website pada fans klub dari Manchester United dengan menggunakan pemrograman PHP4 yang dapat menciptakan halaman web yang dinamis dan interaktif, yang digunakan bersama HTML, yang diterapkan secara sederhana dalam aplikasi web berupa buku tamu, polling / jejak pendapat, berita / informasi tentang klub website ini sebagai sarana para fans klub dari Manchester United agar tidak ketinggalan informasi terbaru dari situasi klub Manchester United.
1.4 Metode Penulisan
Dalam penulisan ini metode penelitian yang dilakukan penulis adalah studi lapangan yaitu dengan melakukan pencarian informasi tentang pemain, official dari klub Manchester United. Penulis juga melakukan dengan metode studi literature yaitu dengan mengamati berbagai macam yang sudah terdapat di jaringan internet yang tujuannya adalah untuk mencari bahan perbandingan dalam membuat tampilan dalam web page serta dengan melihat berbagai referensi dari berbagai sumber buku, contoh dari internet yang membahas tentang pembuatan aplikasi web.
1.5 Sistematika Penulisan
Dalam sistematika penulisan ini akan dijelaskan dengan singkat isi dari tiap-tiap bab, yaitu :
Bab I Pendahuluan
Bab ini membuat uraian mengenai latar belakang, ruang lingkup, tujuan, metode penelitian, dan sistematika penulisan.
Bab II Landasan Teori
Bab ini menjelaskan teori – teori tentang materi yang mendukung atau berhubungan dengan penulisan, antara lain tentang internet, WWW, HTML, PHP4, SQL, Client_side, Server-side, dan Macromedia Dreamweaver 4.
Bab III Perancangan & Implementasi Program
Bab ini berisi penjelasan – penjelasan mengenai tahapan pembuatan web site yang terdiri dari perancangan dan pembuatan. Serta membahas tentang berbagai spesifikasi untuk peralatan pendukung dalam proses pembuatan web site seperti : hardware, software, operation sistim serta penulis penulis juga akan membahas tentang cara menjalankan web site.
Bab IV Penutup
Bab ini berisi kesimpulan & saran.

Bocah Penjinak Angin

Judul : Bocah Penjinak Angin

Penulis : William Kamkwamba dan Bryan Mealer

Penerbit : Literati

Terbit : I, April 2011

Tebal : 396 halaman

Harga : Rp. 54.000

Mimpi dan ketekunan adalah kombinasi yang tepat untuk mewujudkan cita-cita. Pada titik tertentu, keduanya tidak hanya mengubah seseorang, tetapi juga mengubah dan menginspirasi orang-orang di sekitarnya.

Kisah dalam buku ini adalah contoh untuk hal tersebut. Demi mimpinya, seorang remaja miskin di Malawi, Afrika, nekad melakukan hal-hal dianggap konyol oleh kebanyakan orang. Ia bahkan tidak menggubris ejekan orang lain tentang dirinya, sebab ia yakin, apa yang dilakukannya akan membawa perubahan.

Adalah William Kamkwamba, bocah Malawi, Afrika, yang tumbuh di sebuah kawasan miskin. Musim panas panjang yang melanda negeri itu tidak hanya membuat dirinya terpaksa angkat kaki dari sekolah, namun juga membuat sejumlah temannya meregang nyawa karena kelaparan.

Tersingkir dari bangku sekolah ternyata tidak membuat ia patah semangat. Sementara terus bekerja membantu orangtuanya, William terus belajar. Sejumlah buku fisika dan teknik listrik dari perpustakaan dilalapnya.

Meskipun banyak hal yang tidak ia mengerti, namun kemauan keras telah membuka jalan kepadanya untuk memahami hal-hal tersebut. Apa yang sebelumnya dipahami secara samar, dengan studi pustaka, hal itu menjadi lebih jelas.

Kesungguhan itu akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil mendirikan sebuah kincir angin yang menghasilkan tenaga listrik. Orang-orang yang semula menganggap William "tidak waras" akhirnya mengakui kehebatannya.

Sukses inilah yang mengantarkan William menghadiri konferensi TED (Technology, Entertainment and Design). TED adalah sebuah pertemuan tahunan dimana para penemu, ilmuan dan pencipta, berbagi gagasan dan ide.

Dari apa yang dialami William, kita dapat belajar bahwa keterbatasan dan kekurangan tidak selalu menghambat usaha atau mimpi seseorang. Sebaliknya kendala itu sesungguhnya mendorong seseorang untuk lebih kreatif.

Barang bekas, benda-benda rongsokan misalnya, dapat diubah menjadi benda-benda yang lebih berguna. Bagi William tujuannya adalah satu, membangun sesuatu yang ia percaya kelak dapat melepaskan keluarganya dari kemiskinan dan kelaparan.

Pencapaian William tidak diraih dengan mudah. Kewajiban untuk membantu orangtua di ladang, kemiskinan, dukungan yang minim dari orang-orang di sekitarnya, adalah bukti bahwa mimpinya sulit untuk dicapai. Namun, keinginan yang kuat telah membalikkan keadaan itu.

William pun menjadi sumber inspirasi bagi orang-orang di desanya. Ia tidak banyak bicara. Namun karyanyanyalah yang berbicara dan menunjukkan siapa William sesungguhnya.

Selain sepak terjang William, buku ini juga mengisahkan selintas mengenai Afrika secara antropologis. Kepercayaan tradisional Afrika ternyata menjadi salah satu penghambat kemajuan. Sihir dan tahayul lebih sering mendapatkan tempat lebih luas dalam jalan pikiran mereka ketimbang hal-hal yang rasional.

Sementara itu, dari dunia politik, diceritakan selintas dalam buku ini bagaimana lembaga-lembaga resmi di negeri itu telah melakukan korupsi yang tidak tanggung-tanggung. Akibatnya kemiskinan kian meluas. Pemerintah yang tidak memedulikan rakyatnya turut memperparah kondisi ini. Namun, mimpi dan semangat perubahanlah yang dapat merombak keadaan.

sunber : http://ulas-buku.blogspot.com/